| Home | | Piala Dunia | | Galerry Foto | | Berita Tp Jahil | | Sekilas Info | | Apresiasi Seni | | Tempo Doeloe |

      Monday, June 12, 2006

      Merencanakan Pendidikan si Buah Hati


      Merencanakan Pendidikan si Buah Hati

      Sungguh menjadi suatu kebanggaan memiliki si Buah Hati, sebuah karunia dari Yang Mahakuasa yang tak ternilai harganya. Sebesar apapun kenikmatan yang ada belumlah lengkap tanpa kehadiran anak di antara keluarga kita. Umumnya apapun akan dilakukan orangtua untuk sang Buah Hati ini, segala yang terbaik dan dimiliki akan didedikasikan untuk mereka.

      Tapi pernahkah terlintas dalam pemikiran Anda sebagai orangtua mengenai kemungkinan bahwa segala kebahagiaan tersebut “terganggu” gara-gara anak kita terhambat pendidikannya di masa datang? Hambatan tersebut bisa beraneka macam, mulai dari resiko kehilangan pekerjaan, cacat tetap sampai hal yang paling buruk yaitu meninggal dunia. Faktor-faktor ini akan mengganggu stabilitas dana pendidikan putra-putri anda. Perencanaan keuangan (disamping investasi) perlu dilakukan sejak sekarang, selagi resiko itu belum terjadi.

      Salah satu solusi untuk melakukan perencanaan pendidikan sang Buah Hati adalah mengikuti program asuransi pendidikan yang dikeluarkan oleh perusahaan asuransi jiwa di negeri ini. Ada banyak merek dan nama dari jenis asuransi ini, tergantung dari perusahaan asuransi yang mengeluarkannya. Sebagai konsumen, tentulah kita memerlukan semacam Tips and Trick dalam memilih produk asuransi pendidikan dan perusahaan asuransi yang mengeluarkannya yang dapat dijadikan sebagai mitra kita. Beberapa panduan tersebut antara lain:

      A. Memilih Produk Asuransi Pendidikan

      1. Tetapkan tujuan pendidikan anak, misalnya anak direncanakanakan melanjutkan dari SD hingga Perguruan Tinggi dilengkapi dengan kategori jenjang sekolah (misal Negeri/Swasta, Daerah/Kota/Ibukota, Dalam/Luar Negeri)
      2. Hitung biaya sekolah per masing-masing jenjang pendidikan yang direncanakan.
        Lakukan perhitungan dengan bantuan perencana atau penasihat keuangan, atau minimal dengan yang mengerti masalah keuangan (saudara, teman, atau tetangga sekalipun) atau menghitung sendiri dengan mempertimbangkan biaya yang akan timbul di kemudian hari (future value) dengan memasukkan asumsi tingkat inflasi per tahunnya.
      3. Hitung dana yang harus disisihkan dari penghasilan berdasarkan perhitungan biaya tadi, untuk mendapat biaya pendidikan yang akan direncanakan. Dana tersebut simulasikan untuk cara menabung per tahun, semester, triwulan ataupun bulanan. Untuk itu perlu dilakukan analisis antara kebutuhan dan kemampuan Bila kemampuan tidak mencukupi, lakukan penyesuaian.
      4. Buatlah daftar produk asuransi pendidikan yang akan dipilih, dari beberapa perusahaan asuransi jika perlu.
      5. Setelah memilih, belilah salahsatu produk yang memiliki benefit/manfaat paling bagus dan relatif paling sesuai dengan keinginan dan kemampuan Anda.
      6. Lakukan pengawasan dan monitoring atas produk yang dipilih, bila perlu lakukan pula terhadap perusahaan yang mengeluarkan produk itu.

      B. Kriteria Memilih Perusahaan Asuransi Jiwa:

      1. Rasio Risk Base Capital (RBC)
        Sesuai keputusan Pemerintah minimal rasio RBC sebuah perusahaan asuransi adalah 110%, jadi carilah perusahaan asuransi yeng memiliki rasio diatas itu (bisa dilihat dari laporan keuangan). Rasio RBC ini mencerminkan kekuatan perusahaan asuransi jiwa dari segi keuangan untuk memenuhi kewajiban kepada nasabah jika terjadi klaim.
      2. Laporan Keuangan Perusahaan
        Laporan keuangan merupakan sarana mengukur tingkat kesehatan perusahaan asuransi. Ada beberapa perusahaan yang tidak dapat menyajikan laporan keuangannya, hal ini dapat mengindikasikan perusahaan yang bersangkutan menutupi keadaan kinerja keuangan sebenarnya yang tidak sehat. Pilihlah perusahaan yang konsisten mempublikasikan laporan keuangan (biasanya di surat kabar) selama minimal 2-3 tahun terakhir.
      3. Pengalaman
        Pengalaman adalah guru yang paling baik. Pepatah itu pun berlaku di dunia asuransi jiwa. Dengan pengalaman dan jam terbang yang banyak dapat dijadikan ukuran sejauhmana perusahaan itu mampu bertahan dan mampu memenuhi kewajibannya kepada nasabah. Pilihlah perusahaan asuransi yang memiliki pengalaman dan dan jam terbang yang banyak, riwayat pembayaran klaim dan pelayanan yang baik, memiliki jaringan yang luas kantor-kantor cabangnya, dan armada agen serta variasi produk yang ditawarkan banyak.

      Panduan diatas hanya sebagian dari beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih produk asuransi. Inti utamanya adalah bahwa pendidikan putera-puteri Anda harus dipersiapkan sejak awal, selagi kita punya kemampuan untuk menyuisihkan dana pendidikan. Merencanakan akan lebih baik daripada kejadian lebih buruk telanjur menimpa Kita.

      Sumber: disarikan dari berbagai sumber referensi

      Catatan Redaksi BTJ Blok A:

      Khusus untuk warga Perumnas BTJ Blok A, bisa menghubungi salahsatu warga yaitu Buddy Nugraha (A/340) untuk mendapat konsultasi gratis mengenai Asuransi Jiwa Pendidikan dan selukbeluknya karena yang bersangkutan bekerja di salahsatu perusahaan asuransi jiwa milik negara.

      0 Comments:

      Post a Comment

      << Home